strategi pemasaran pada bank muamalat indonesia | Contoh Skripsi

Penulis : -
Kode     :168
Judul     : strategi pemasaran pada bank muamalat indonesia cabang malang implementasi  program  corporate  social  responsibility  (csr)  sebagai
 -------------------------------------------------


=================================== 
DAPATKAN FILE nya Dengan menghubungi admin
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah

BAB I
PENDAHULUAN

A Latar Belakang Masalah

Perkembangan  dunia  usaha  yang  semakin  cepat  dan  diiringi  dengan

meningkatnya persaingan menuntut  perusahaan  untuk  semakin meningkatkan

kinerjanya.   Setiap   perusahaan   selalu   berusaha   untuk   dapat   tetap   hidup,

berkembang,   dan   mampu   bersaing.   Dalam   rangka   inilah,   maka   setiap

perusahaan selalu menetapkan dan menerapkan strategi dan cara pelaksanaan

kegiatan pemasarannya. Kegiatan pemasaran yang dilakukan, diarahkan untuk

dapat   mencapai   sasaran   perusahaan   berupa   tingkat   laba   yang   diperoleh

perusahaan dalam jangka panjang dan  share tertentu serta total unit dan total

volume penjualan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Pengarahan   kegiatan   pemasaran   tersebut   dapat   dilakukan   dengan

menetapkan   kebijakan   pemasaran.   Kebijakan   pemasaran   tentunya   sejalan

dengan   konsep   pemasaran,   yang   menekankan   pemberian   pelayanan   yang

memuaskan kepada konsumen, melalui kegiatan dan strategi pemasaran yang

terpadu.  Salah  satu  unsur  dalam  strategi  pemasaran  terpadu  adalah  strategi
 
persaingan  seringkali  melatarbelakangi  perusahaan  untuk
Contoh Skripsi

menghalalkan   segala   cara   untuk   menekan   biaya   serendah-rendahnya   dan

meraih keuntungan yang tinggi (efisiensi). Dengan alasan efisiensi ini banyak

perusahaan     seringkali     mengabaikan     masalah-masalah     sosial     seperti

kesejahteraan  karyawan,  keamanan  lingkungan  dan  kepedulian  sosial  (SWA

No.  26/  XXI/  19  Desember  2005).  Padahal,  perusahaan  baik  berskala  besar

ataupun   kecil   merupakan   bagian   dari   lingkungan   bisnis   global.   Setiap

perusahaan    memiliki    hubungan    yang    kompleks    dengan    masyarakat,

kelompok-kelompok   dan   organisasi-organisasi   tertentu.   Secara   langsung

ataupun   tidak,   perusahaan   terpengaruh   dengan   isu-isu,   kejadian-kejadian

sosial maupun tekanan dari seluruh dunia. Contoh Skripsi

Pada  saat  yang bersamaan,  berbagai  persoalan  sosial  yang muncul  di

masyarakat,     semakin     menuntut     perusahaan-perusahaan     besar     untuk

memberikan  kontribusi  secara  riil  untuk  mengatasi  persoalan  sosial  tersebut.

Hal  ini  disebabkan  karena  makin  besar  dan  luasnya  pengaruh  korporasi  atas

kehidupan   sehari-hari   dan   ketidakmampuan   pemerintah   untuk   mengatasi

berbagai  persoalan  sosial  yang  terjadi  di  masyarakat.  (SWA  No.26/XXI/19

Desember 2005). Contoh Skripsi

Demikian    hebatnya    pengaruh    korporasi    terhadap    pembangunan

ekonomi  global,  menyebabkan  tekanan  masyarakat  pada  perusahaan  untuk

melakukan  dan  keluarganya  serta  komunitas  lokal  dan  masyarakat  secara

keseluruhan  (Iriantara, 2004: 49)
Corporate  Social  Responsibility  (CSR)  menjadi  salah  satu

alternatif untuk mengkomunikasikan secara jelas bagaimana perusahaan itu di

masyarakat   sekitar,   dipandang   secara   positif.   Program   CSR   merupakan

investasi      bagi      perusahaan      demi      pertumbuhan      dan      keberlanjutan

(sustainability)  perusahaan  dan  bukan  lagi  dilihat  sebagai  sarana  biaya  (cost

centre) melainkan sebagai sarana meraih keuntungan (profit centre). Program

CSR    merupakan    komitmen    perusahaan    untuk    mendukung    terciptanya

pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Contoh Skripsi

Disisi   lain   masyarakat   mempertanyakan   apakah   perusahaan   yang

berorientasi  pada  usaha  memaksimalisasi  keuntungan-keuntungan  ekonomis

memiliki  komitmen  moral  untuk  mendistribusi  keuntungan-keuntungannya

membangun  masyarakat  lokal,  karena  seiring  waktu  masyarakat  tak  sekedar

menuntut  perusahaan  untuk  menyediakan  barang  dan  jasa  yang  diperlukan,

melainkan juga menuntut untuk bertanggung jawab sosial. Contoh Skripsi

Implementasi     program     CSR     merupakan     salah     satu     bentuk

implementasi  dari  konsep  tata  kelola  perusahaan  yang  baik  (Good  Coporate

Governance).  Diperlukan   tata  kelola  perusahaan   yang  baik   agar  perilaku

pelaku   bisnis   mempunyai   arahan   yang   bisa   dirujuk   dengan   mengatur

hubungan  seluruh  kepentingan  pemangku  kepentingan  (stakeholders)  yang

dapat dipenuhi secara proporsional, mencegah kesalahan-kesalahan signifikan

dalam  strategi  korporasi  dan  memastikan  kesalahan-kesalahan  yang  terjadi

dapat diperbaiki dengan segera.
ini  mencakup  berbagai  kegiatan  dan  tujuannya  adalah  untuk

mengembangkan    masyarakat    yang    sifatnya    produktif    dan    melibatkan

masyarakat didalam dan diluar perusahaan baik secara langsung maupun tidak

langsung,  meski  perusahaan  hanya  memberikan  kontribusi  sosial  yang  kecil

kepada     masyarakat     tetapi     diharapkan     mampu     mengembangkan     dan

membangun masyarakat dari berbagai bidang.

Dalam pandangan Islam, CSR termasuk dalam etika suatu perusahaan

untuk lebih memperhatikan dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan kepada

masyarakat sekitar. Penggabungan etika dan bisnis dapat berarti memaksakan

norma-norma  agama  bagi  dunia  bisnis,  memasang  kode  etik  profesi  bisnis,

merevisi  sistem  dan  hukum  ekonomi,  meningkatkan  keterampilan  memenuhi

tuntutan-tuntutan  etika  pihak-pihak  luar  untuk  mencari  aman  dan  sebaginya.

Bisnis  yang beretika  adalah bisnis  yang memiliki  komitmen ketulusan dalam

menjaga  kontrak  sosial  yang  sudah  berjalan.  Kontrak  sosial  merupakan  janji

yang harus ditepati. (Najmudin: 2007)

Para pelaku usaha dituntut mempunyai kesadaran mengenai etika dan

moral,  karena  keduanya  merupakan  kebutuhan  yang  harus  dimiliki.  Pelaku

usaha  atau  perusahaan  yang  ceroboh  dan  tidak  menjaga  etika,  tidak  akan

berbisnis   secara   baik   sehingga   dapat   mengancam   hubungan   sosial   dan

merugikan konsumen, bahkan dirinya sendiri.

Di   Indonesia,   kesadaran   akan   pentingnya   tanggung   jawab   sosial

perusahaan  semakin  tinggi  seiring  dengan  krisis  moneter  yang  terjadi  sejak

tahun   1998.   Krisis   moneter   ini   mengakibatkan   kondisi   sosial   ekonomi
mengalami  gejolak  sehingga  tingkat  kemiskinan  semakin  tinggi.

Berdasarkan   data   terakhir   yang   dikeluarkan   Human   Development   Report

tahun 2003 menunjukkan bahwa Indonesia berada dalam indeks peringkat 112

dari  175  negara-negara  miskin  di  dunia.  (Budimanta,  Prasetijo  dan  Rudito,

2004: 2).

Di   sini   kegiatan   CSR   baru   dimulai   beberapa   tahun    belakangan.

Tuntutan   masyarakat   dan   perkembangan   demokrasi   serta   derasnya   arus

globalisasi  dan  pasar  bebas,  sehingga  memunculkan  kesadaran  dari  dunia

industri  tentang  pentingnya  melaksanakan  tanggung  jawab  sosial  perusahaan

(CSR).   Walaupun  sudah  lama  prinsip-prinsip  CSR  diatur  dalam  peraturan

perundang-undangan    dalam    lingkup    hukum    perusahaan.    Namun    amat

disesalkan  dari  hasil  survey  yang  dilakukan  oleh  Suprapto  pada  tahun  2005

terhadap  375  perusahaan  di  Jakarta  menunjukkan  bahwa  166  atau  44,27  %

perusahaan menyatakan tidak melakukan kegiatan CSR dan 209 atau 55,75 %

perusahaan melakukan kegiatan CSR. Sedangkan bentuk CSR yang dijalankan

meliputi;     pertama,    kegiatan    kekeluargaan    (116    perusahaan),     kedua,

sumbangan  pada  lembaga  agama  (50  perusahaan),  ketiga,  sumbangan  pada

yayasan   social   (39)   perusahaan)   keempat,   pengembangan   komunitas   (4

perusahaan)  (Suprapto:  2006).  Survei   ini  juga  mengemukakan  bahwa  CSR

yang  dilakukan  oleh  perusahaan  amat  tergantung  pada  keinginan  dari  pihak

manajemen perusahaan sendiri. (Sukami: 2010)
Dalam   hal   ini   peneliti   mengambil   objek   penelitian   pada   Bank

Muamalat  Indonesia,  dikarenakan  objek  tersebut  memiliki  dinamika  yang

akan dijelaskan pada matrik berikut: 
tabel bisa dilihat di file aslinya
bauran  pemasaran  (marketing  mix)  yang  terdiri  dari  strategi  produk,  strategi

harga,  strategi  penyaluran/distribusi  dan  strategi  promosi.  Hal  ini  dilakukan

demi    meningkatkan    profit    untuk    menghidupi    perusahaan    dan    seluruh

karyawan yang terlibat di dalamnya.
Penyaluran  dana  program  CSR  di  Bank  Muamalat  Indonesia  cabang

Malang berfokus pada pendidikan dan modal sosial saja, dimana pendidikan ini

ditekankan   pada   pemberian   beasiswa   kepada   mahasiswa   berprestasi   yang

kurang    mampu.    Sedangkan    untuk    modal    sosial    lebih    berfokus    pada

peningkatan   kesejahteraan   masyarakat   sekitar   perusahaan   yaitu   perekrutan

masyarakat sekitar untuk dipekerjakan disana.

Selain    itu,    program    tanggungjawab    sosial    terhadap    masyarakat

(Corporate   Social   Responsibility)   yang   dilakukan   oleh   Bank   Muamalat

Indonesia      cabang      Malang.      Antara      lain:      menyerahkan      santunan,

mengoptimalkan pembiayaan BMT Shar-E, membantu pembiayaan pada  anak

yatim,   membantu   meningkatkan   ekonomi   pada   masyarakat   sekitar   Bank

Muamalat  cabang  Malang,  memberikan  bantuan  pada  masjid-masjid  di  dekat

Bank Muamalat Indonesia cabang Malang dan sebagainya.
Oleh   karena   itu,   dengan   alasan   di   atas  peneliti   mengambil   judul

"Implementasi  Program  Corporate  Social  Responsibility  (CSR)  sebagai

Strategi  Pemasaran Pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang" 

1.2 Fokus Penelitian

Dari  latar  belakang  masalah  yang  peneliti  uraikan  sebelumnya,  agar

dapat  di  analisis  dan  dapat  menjawab  permasalahan  yang  ada  dalam  sebuah

penelitian, maka perumusan masalahnya dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana Implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR)

Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang?

2. Bagaimana implikasi positif implementasi Corporate Social Responsibility

(CSR) pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang? 

=================================== 
DAPATKAN FILE nya Dengan menghubungi admin
Anda dapat memiliki word/file aslinya
Silahkan download file aslinya setelah menghubungi admin….. klik disini
 Hanya mengganti biaya administrasi pengelolaan webite sebesar,  50.000,- MURAH Meriah
                                                     Anda tidak repot lagi mencari referensi.
                                                     Di jamin asli.contohmakalah



Category Article

What's on Your Mind...

Powered by Blogger.